Pembelaan James Pada Ulrich Akibat Bayern Munich Gagal Melaju di Liga Champions

By
Updated: May 3, 2018
Pembelaan James Pada Ulrich Akibat Bayern Munich Gagal Melaju di Liga Champions

Pembelaan James Pada Ulrich Akibat Bayern Munich Gagal Melaju di Liga Champions

Bayern Munich memang tidak dikalahkan Real Madrid, namun gagal masuk dalam liga Champions musim mendatang, hal tersebut memancing banyak kemarahan. Bahkan Sven Ulriech dijadikan kambing hitam atas kekalahan Die Roten, hal ini memancing kemarahan James Rodriguez yang tidak terima rekan satu timnya jadi objek kemarahan.

Hal ini terjadi karena Ulriech sebagai kiper Bayern mengalami kebobolan dengan sangat mudah akibat tendangan dari Karim Benzema, waktu itu di kotak penalti terjadi suasana yang cukup ramai. Ternyata backpass Corentin Tolisso, ternyata memudahkan Benzema untuk melesatkan tendangan dan berhasil satu gol.

Ini memang tidak membuat Bayern kalah dari Madrid, namun secara agregat menjadi sebuah kesalahan fatal dengan hasil akhir, 4-3, sehingga memastikan Bayern absen dalam Liga Champions mendatang. Tentu saja ini memancing banyak kemarahan dan Ulriech menjadi kambinghitam atas kekalahan tersebut.

Hal ini memancing kemarahan dari gelandang Bayern, James. Dimana hal tersebut bukan murni kesalahan Ulriech, pasalnya dirinya sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid juga memberikan serangan balasan sehingga skor bisa setara. Padahal ini merupakan timnya sendiri, setelah status pinjaman ini berakhir maka James akan tetap kembali ke Real Madrid.

James sendiri mengatakan pendapatan di media PA pada Selasa (1/5/2018) lalu, tidak perlu menyalahkan kiper dengan kekalahan ini. Dia (Ulriech) sudah melakukan banyak penyelamatan untuk tim. Ini merupakan kesalahan semua tim, ini harga yang harus dibayarkan karena melakukan banyak kesalahan pada leg pertama, jadi bukan Dia yang menyebabkan kami gagal ke Liga Champions.

Bahkan James menambahkan jika kiper Bayern tersebut sudah sangat bagus dalam bermain, bahkan lebih dari yang diharapkan sebelumnya. Ulriech juga menyulitkan pergerakan striker handal Madrid, namun pertandingan ini memang milik Madrid yang lebih siap dan mempersiapkan diri dengan baik.

Selain itu, James juga mengingatkan pada tim untuk tetap tenang, pasalnya ada final Piala Jerman yang memberikan kemenangan di depan mata. Kenapa harus menyesali hal yang tidak mungkin kembali, seperti kekalahan dalam Liga Champions.

Awalnya Bayern memang bisa memberikan kontrol penuh pada pertandingan leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu, tetap tuan rumah tidak bisa mendominasi jalannya permainan hingga membuat tim tamu mengambil alih dan terjadilah hal yang tidak diinginkan semuanya. Bahkan fans tetap memberikan sorakan semangat dan berterima kasih atas pertandingan yang menakjubkan tersebut.

Tahun 2013 merupakan musim terakhir Bayern menang dalam Liga Champions, bahkan sudah empat kali harus gagal melangkah dan gugur di babak semi final. Ini bukan prestasi bagus, namun apa mau dikata semua yang terbaik sudah dikerahkan.

Bahkan Thomas Muller yang merupakan penyerang Bayern juga berkomentar pada ZDF, kami memang memiliki permainan lebih bagus dari Munich, tetapi kami yang membuat mereka bisa mencetak gol. Bukan hanya sekali, kami membiarkan mereka berbuat demikian dalam dua pertandingan, inilah yang menjadi pekerjaan rumah pada kami.

Setelah lolos dari Bayern, sudah pasti Real Madrid akan menghadapi pemenang antara Liverpool kontra Roma yang sudah melaku di babak final Liga Champions. Liverpool memang ada di atas angin, pasalnya berhasil menang pada leg pertama, 5-2, saat berhadapan di Anfield.

Artikel Sebelumnya: Arsenal Coret Luis Enrique Sebagai Kandidat Manajer Baru